Selimut Ruhiyah Jubah Prestasi

Oleh : Raddy Ibnu Jihad

Bercermin dari segala aktivitas duniawi yang terus menyelimuti keseharian kita. Tak heran bila kerisauan terkadang ikut bersanding di antara desah nafas yang bergulir. Udara yang senantiasa menyapa raga terus bersirkulasi mengiringi langkah-langkah kita.ย  Kita tak pernah tahu apa yang ada di sekitar kita, karena memang Allah telah memberi batasan mata untuk memandang. Dia sengaja melakukan itu supaya manusia senantiasa nyaman menjalani kehidupan dan mampu untuk bersyukur. Mengapa demikian? Karena Allah begitu sayang pada hamba-Nya.

Coba saja kita bayangkan bila mata ini dapat melihat makhluk mikro yang ada di sekitar kita. Waw, alangkah terkejutnya bukan main. Jumlah mereka lebih dari trilyunan spesies yang beterbangan mengelilingi seraya melingkupi di segala aspek. Di jalan, tempat tidur, kamar mandi, bahkan di meja makan atau makanan kita. Apa yang anda bayangkan? Jijik, ngeri, trauma? Ingin menangis, ingin muntah, minta tolong?

Alhamdulillaahirobbilโ€™aalamiin, sekali lagi kita patut bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah berikan untuk penglihatan kita.

Tak patut kiranya masih berbangga diri dengan apa yang melekat pada tubuh ini.

Tak pantas kiranya congkak dengan kemampuan yang menonjol pada diri ini.

Tak layak kiranya sombong dengan kehebatan yang menyelimuti raga ini.

Karena semua itu hanyalah sekelumit anugrah dan kasih sayang yang Allah beri untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin. Sebagai bukti cinta manusia kepada Sang Khalik yang harus dilakukan adalah mensyukurinya.

Saudaraku….

Hidup ini begitu singkat bahkan lebih singkat dari segala rencana yang telah kita perhitungkan. Seabrek program telah disiapkan, namun kita harus ingat Sang Pembuat keputusan tetaplah Allah yang Maha bijaksana. Semoga kita tak salah melangkah. Memilih yang baik untuk menularkan kebaikan. Saling menyeru dan mengajak untuk berbuat baik. Itu pula segala rencana yang teman-teman ingin lakukan. Serapi apapun daftar rencana yang telah dipersiapkan ingat Allah lah tetap penentu segalanya.

Saudaraku….

Sesungguhnya jubah prestasi yang akan kita kenakan tak lepas dari pertolongan Allah yang Maha Hebat. Selayaknya selimut ruhiyah dalam menjalani segala aktivitas pun tak boleh berhenti begitu saja. Jika Allah menghendaki, Dia dapat dengan mudahnya melakukan segala keajaiban. Namun, seperti halnya kasih sayang-Nya yang tak terbatas menunjukkan betapa kita harus ingat bahwa tak boleh lupa bahwa raga ini bukan milik kita sepenuhnya. Hidup ini memiliki masa aktif yang pasti berakhir. Kontrak hidup telah ada jatuh temponya.

Teruntuk semua saudaraku di manapun kalian berada…..

Marilah bersama kita saling mengingatkan dalam kebaikan. Terus berikhtiar mencapai kesuksesan menurut Allah. Amin.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *