Protes Penodaan Masjid Al Aqsa Terus Berlanjut

Rakyat Palestina di Yerusalem dan di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat terus melanjutkan protes menentang “langkah keamanan” baru Israel yang diberlakukan atas Masjid Al Aqsa, termasuk pemasangan kamera pengawas. 

Sementara jamaah shalat dipaksa menjalani pemeriksaan keamanan untuk dapat masuk ke masjid, para pemukim Yahudi justru dibiarkan masuk ke halaman masjid untuk melakukan sembahyang Talmud. 

Sekitar 27 pemukim Yahudi memasuki kompleks masjid dibawah perlindungan pasukan pendudukan Israel. Sebelumnya, ratusan pemukim Yahudi telah diijinkan masuk ke halaman masjid sejak Juma lalu, sementara pada saat bersamaan jamaah shalat dilarang masuk. 

Kemarin, bentrokan pecah di pintu masuk Al Aqsa, ketika pasukan pendudukan Israel menyerang warga Palestina yang sedang menunaikan shalat dhuhur di gerbang masuk dengan tongkat dan granat kejut. 

Penduduk Palestina menolak masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa sejak Israel memberlakukan pemeriksaan keamanan di pintu gerbang Masjid. 

Kamera pengawas juga dipasang di kompleks Masjid Al Aqsa sehingga memicu aksi protes di sekitar masjid. Ratusan warga Palestina berkumpul memprotes pelanggaran Israel atas status Masjid Al Aqsa. 

Kota-kota di seluruh wilayah pendudukan di Tepi Barat dan Jalur Gaza juga melakukankan pelbagai aksi protes menyusul keluarnya seruan dari otoritas Palestina untuk “Hari Kemarahan”

Pasukan Israel menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi unjuk rasa, menembaki mereka dengan peluru di Ramallah dan gas air di kerumunan aksi massa di Bethlehem.

Sejauh ini, puluhan warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel di Yerusalem Timur. menurut Palang Merah Palestina.

“36 orang dirawat di rumah sakit karena peluru karet di Bab al Asbat, Yerusalem Timur, dua dalam keadaan kritis”  rilis Bulan Sabit Merah Palestina.

“Diantara yang terluka 2 warga Turki,” tambahnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *