Abbas cari Restu untuk Serang Gaza

Kebijakan Otoritas Palestina Presiden Mahmoud Abbas yang menyerang Jalur Gaza yang terkepung adalah bagian dari upayanya untuk mendapatkan restu dari AS.

Abbas baru-baru ini memotong gaji anggota Fatah di Gaza dan menolak membayar ke Israel ata penggunaan listrik di wilayah tersebut.

Menurut para analis, Abbas mungkin akan mengambil tindakan lebih jauh seperti mengumumkan Gaza sebagai wilayah musuh atau menjadikan Hamas sebagai organisasi teroris sebagai upaya menyenangkan Presiden AS Donald Trump yang tidak dapat membedakan antara teror dan Islam.

Trump sendiri sedang melakukan upaya menakuti-nakuti Iran untuk menyenangkan Israel, ungkap sumber tersebut.

Kunjungan terbaru Abbas ke Kairo dan Amman berbarengan dengan upaya mobilisasi dukungan Arab terhadap tuntuan rakyat Palestyina yang diabaikan pemerintahan Trump, termasuk solusi dua negara, pembagian Yerusalem dan mengakui kepemimpinan otoritas Palestina.

Namun para analis memperingatkan bahwa Abbas tidak akan dapat mengandalkan dukungan Trump karena sudut pandangannya yang yang sangat berat sebelah, termasuk isu Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Abbas dijadwalkan bertemu dengan Donald Trump pada 3 Mei.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *