Anti-Islamophobia: Sehari 10 Serangan Tejadi Atas Imigran Jerman

Jerman menghadapi serangan terhadap imigran yang semakin meningkat tajam sepanjang tahun ini. Tidak kurang 3500 serangan dilakukan warga Jerman terhadap pengungsi dan tempat-tempat perlindungan yang ada atau setara 10 kali dan sehari, rilis daya Kementerian Dalam Negeri.

Dalam laporannya, Pemerintah Jerman mengecam keras tindak kekerasan tersebut.

“Orang-orang yang melarikan diri dari negaranya dan mencari perlindungan di Jerman memiliki hak perlindungan dan keamanan,” tulis rilis tersebut.

Total 2,545 serangan terhadap para pengungsi dilaporkan tahun.

Tidak ada perbedaan dengan tahun lalu bahwa serangan terhadap imigran dan pengungsi dilakukan karena motif politik.

Disamping itu, terdapat  988 perumahan pengungsi dan pencari suaka yang diserang tahun lalu.

Sedikit ada penurunan pada 2015 ketika ada lebih dari 1000 tindakan kriminal terhadap tempat-tempat perlindungan pengungsi. Pada 2014, hanya ada 199 kasus.

Peningkatan tajam kejahatan kebencian terjadi setelah Pemerintah Jerman mengijinkan 890 ribu pencari suaka masuk ke Jerman saat terjadi krisis pengungsi.

Keputusan Kanselir Angela Merkel untuk membuka pintu bagi mereka yang melarikan diri dari konflik dan penindasan menimbulkan polarisasi di Jerman dan mendorong peningkatan dukungan terhadap partai fundamentalis sayap kanan Partai AfD (Alternatif bagi Jerman).

Jumlah kedatangan pengungsi turun tajam pada 2016 sebanyak 280 ribu karena penutupan perbatasan darat di Balkan dan adanya perjanjian kerjasama antara Uni Eropa dengan Turki untuk mengendalikan arus masuk pengungsi.

Anggota parlemen dari Partai Sayap Kiri Die Linke, Ulla Jelpke menyalahkan kekerasan anti imigran kepada kelompok fundamentalis sayap kanan serta mendesak pemerintah mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap mereka.

 

 

“Kami hampir menyaksikan 10 tindakan kriminal setiap harinya, ujarnya.

“Apakah mereka harus mati sebelum kekerasan kelompok sayap kanan dianggap sebagai masalah keamanan dalam negeri yang penting dan dijadikan sebagai agenda kebijakan nasional?“, tanyanya.

Seorang pengikut neo-Nazi Jermana dihukum 8 tahun penjara karena membakar gedung olah raga yang dihuni para pengungsi dan mengakibatkan kerugaian 3,7 juta dollar.

Dalam kasus lain yang menggemparkan Jerman, sekelompok orang bersorak sorai ketika gedung yang menampung pengungsi terbakar di wilayah bekas Komunis Jerman Timur Februari lalu.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *