AS Beritahu Rusia Tentang Rencana Serangan Terhadap Assad

Militer AS memberitahu sebelumnya tentang serangan AS terhadap pangkalan militer Suriah dan tidak menarget pangkalan dimana Rusia diyakini ada, ungkap juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis Kamis.

Davis, membriefing para jurnalis tentang operasi tersebut dan menyatakan bahwa militer AS telah melakukan serangkaian pembicaraan dengan pasukan Rusia Kamis sebelum serangan diluncurkan dengan menggunakan saluran komunikasi yang telah dibuat sebelumnya dalam rangka mencegah bentrokan selama perang melawan Daesh.

AS meluncurkan 59 rudal Tomahowks dari dua kapal perang AS atas pangkalan udara dan target pesawat dan sistem pertahanan udara, beber juru bicara Pentagon.

“Serangan udara menarget pesawat tempur, tempat pelindungan, gudang logistik dan minyak, bungker suplai amunisi, sistem pertahanan udara dan radar,” paparnya.

PBB: tuntut Tanggung Jawab Suriah

Sementara itu, ketika ditanya apakah khawatir dengan tindakan AS tersebut, Sekjen PBB, Antonio Gutteres mengatakan bahwa perhatiannya kini sedang tertuju kepada terjaminnya akuntabilitas atas serangan gas di Suriah.

“Perhatian saya sekarang adalah menyakinkan bahwa ada akuntabilitas nyata dalam kaitannya dengan apa yang terjadi,” ungkapnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *