Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u692536656/public_html/wp-includes/post-template.php on line 275

Bisnis Halal Berkembang Pesat di Turki

Bisnis halal terus tumbuh baik di Turki maupun dunia,  diprediksikan mencapai 3,7 trilyun  pada 2019, menurut lembaga Thomson Reuters.

Industri yang mencakup perjalanan, makanan, keuangan dan fashion ini mempunyai hampir dua milyar konsumen di seluruh dunia. 

Istilah “halal” berlaku kepada perusahaan-perusahaan yang secara aktif menjangkau masyarakat Mulim dengan produk-produk yang masuk dalam kategori tuntunan gaya hidup Islami. 

Di Turki sendiri, sektor ini telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir lewat dukungan kuat pemerintah. Menteri Ekonomi Nihat Zeybekci mengumumkan awal pekan ini bahwa Turki telah membuka badan akreditasi halal pertama kalinya untuk melayani permintaan sertifikasi halal. 

Beberpa perusahaan pakaian Muslim Turki telah sukses menjangkau seluruh dunia, seperti misalnya perusahaan online Kerem Türe, Modanisa. 

Türe memulai perusahaannya pada 2011, dengan tujuan menyediakan busana muslimah dengan beragam pilihan namun sesuai dengan norma-norma Islami.

“Hanya karena para muslimah ingin menutup tubuhnya, dunia mengabaikan mereka dan mereka harus menderita karena memakai pakaian yang membosankan. Saya kira ini tidak adil,” tutur  Türe.

Pada awalnya, perusahaan busana Muslimah pertama ini menghadapi pasar yang skeptis dengan para partner bisnisnya yang meminta pembayaran di muka, namun tidak lama kemudian mendapatkan pasarnya. 

Modanisa kini sukses memasarkan produknya di 120 negara, dengan sekitar 100 juta pembeli mengunjungi laman perusahaannya setiap tahunnya. 

“Modanisa kini punya 300 pemasok dan 30 desainer sehingga menjadi platform bagi ratusan pemasok dari seluruh dunia untuk menjual produknya di laman kami,” kata juru bicara Modanisa. 

Minat dalam industri halal kini meluas hingga negara-negara Barat, bahkan dalam komunitas Muslim yang relatif kecil. 

Inggris pada 2013 menjadi negara non Muslim pertama yang mengeluarkan obligasi Syariah. PM Inggris David Cameron pada waktu itu mengatakan bahwa London akan menjadi “salah satu ibukota dengan keuangan Islam terbesar” di dunia. 

Sementara Brazil, negara dengan sedikit populasi Muslim menjadi eksportir daging halal terbesar di dunia dengan penghasilan hampir  6 juta dollar pada 2015.

Pelbagai brand besar dunia juga melirik potensi pasar tadi. Perusahaan Subway hingga H&M melirik pasar komunitas Muslim di toko-toko mereka. 

Turki kini memperluas pasar halalnya. Bisnis halal berkembang pesat, para konsumen menikmati beragam pilihan halal, diantaranya untuk menyambut banyaknya turis Muslim dari seluruh dunia yang berkunjung ke Turki.  

 

 

 

 

Facebook Comments

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/u692536656/public_html/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 405

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *