Ditengah Ketegangan, Turki Jamin Investasi Jerman

Wakil PM Mehmet Simsek menjamin perusahaan-perusahaan Jerman bahwa investasi mereka di Jerman aman, dan bisnis mereka tidak akan terganggu oleh perbedaan politik antara Ankara dan Berlin. 

Dalam wawancaranya dengan Der Spiegel yang dipublikasikan Sabtu, Simsek menegaskan bahwa Turki telah melampaui masa sulit setelah upaya kudeta yang gagal tahun lalu, dan ekonomi Turki telah baik sekarang. 

“Saya dapat menjamin komunitas bisnis disini. Turki tetap terbuka, liberal dan negara yang ramah investasi,” tandasnya. 

Simsek menegaskan bahwa tidak ada perusahaan Jerman yang diselidiki oleh otoritas Turki, sebagai bagian dari penyeledikan atas para pendukung Fetullah Gulen, yang berada dibalik kudeta militer tahun lalu. 

“Ketika saya melihat laporan di media tentang daftar perusahaan, saya langsung menelpon menteri dalam negeri dan menteri kehakiman,” ungkapnya merujuk laporan media Jerman bahwa ada ratusan perusahaan Jerman yang diselidiki otoritas Turki karena dicurigai mendukung organisasi teroris. 

“Kedua menteri menjamin saya bahwa tidak ada penyelidikan atas satupun perusahaan Jerman karena dicurigai mendanai terorisme.”

Simsek menjelaskan bahwa otoritas Turki telah meminta informasi relevan dari semua negara via interpol, sebagai bagian penyelidikan kaitan bisnis internasional yang dimiliki kelompok yang terkait dengan Gulen.

Dia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan asing tidak menjadi fokus penyelidikan kegiatan anti terorisme, dan permintaan ini dilakukan dalam rangka penyelidikan terhadap aktivitas ekonomi kelompok teroris ini. 

“Dalam daftar, ada sekitara 9800 perusahaan, tidak hanya dari Jerman, namun juga dari 50 negara. Tidak ada penyelidikan terhadap perusahaan-perusahaan asing ini. Namun, kita telah memutuskan untuk menarik daftar ini dalam rangka mencegah kesalahpahaman lain,” ujarnya. 

Simsek juga mengungkapkan keinginan Turki untuk mengatasi perbedaan politik antara Jerman melalui dialog dan menekankan bahwa ketegangan sekarang ini bukan merupakan kepentingan Ankara maupun Berlin. 

“Kami rakyat Turki ingin menyaksikan solidaritas lebih besar dari Jerman dalam perang melawan terorisme,” bebernya. Ankara mengaku frustasi dengan sikap Jerman atas aktivitas para pendukung Gulen dan kelompok teroris PKK di negara itu. 

“Saya berharap hubungan Jerman dan Turki akan mampu mengatasi ujian ini,” tambahnya. 

Hubungan antara Ankara dan Berlin mengalami ketegangan beberapa bulan terakhir setelah para pemimpin Turki mengecam sikap Jerman yang tutup mata atas aktivitas organisasi terlarang di Jerman, sementara para politisi Jerman mengkritik Turki atas catatan HAM dan media. 

Beberapa pekan sebelum pemilu di Jerman pada September, koalisi pemerintah mengkritik Turki dan melakukan sejumlah tindakan ekonomi dalam rangka menekan Ankara. 

Jerman telah meingkatkan tekanan atas Turki dalam beberapa pekan terakhir serta mengancam bahwa tindakan Turki dapat mengancam investasi Jerman di negara itu. Jerman juga berencana mengkaji kembali kerjasama pertahanan kedua negara.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *