Turki Menjadi Negara Tertinggi Pertumbuhan Ekonominya di Dunia

President Recep Tayyip Erdoğan mengatakan ekonomi Turki akan tumbuh sekitar 7,5 persen pada 2017, menyusul kenaikan 11,1 persen GDP (Gross Domestic Product) dalam kuartal ketiga.

“Anda telah melihat tingkat pertumbuhan tersebut. Sejak krisis menghantam negeri kita, kita pulih dengan cepat. Kuartal ketiga ini menjadi sangat penting,” tandas Erdoğan,

Berbicara di Ankara, Presiden juga menentang suku bunga yang tinggi. “Saya melihat upaya untuk membenarkan tekanan untuk peningkatan suku bunga melalui perekayasaan ekonomi jangka pendek sama sekali tidak benar. Saya katakan saya menentang suku bunga yang tinggi, dan saya akan terus mengatakan hal itu. Inflasi tidak tidak dapat dikendalikan dengan suku bunga yang tinggi,” tambahnya.

Erdoğan menekankan bahwa dampak merusak krisis finansial global pada 2008 akan terus berlanjut, namun Turki mampu melakukan pemulihan secara cepat dengan mencatat angka pertumbuhan 11,1 persen dalam kuartal ketiga. Angka itu menunjukkan kemampuan pemulihan perekonomian Turki. 

Pernyataan Erdoğan disampaikan sehari setelah Badan Statistik Turki (TurkStat) melaporkan bahwa Turki menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat diantara negara G-20 setelah membukukan tingkat pertumbuhan 11,1 persen dalam kuartal ketiga 2017.

Laporan yang dirilis Senin menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi tercepat diantara negara-negara anggota G20 dimana selama 3 kuartal berturut-turut berada diatas 5 persen.

China berada di urutan kedua dengan angka pertumbuhan 6,8 persen disusul India dengan 6,3 persen. 

Dana Jaminan Kredit pemerintah telah menyediakan 57,48 milyar dollar untuk mendukung dan memfasilitasi 350 ribu perusahaan pada akhir September. Pada akhir November, ekspor Turki melampaui 143 milyar dollar dan catatan ekspor baru diprediksikan akan tercapai tahun ini.

“Turki telah mengompensasi penurunan dalam penanaman modal asing dengan peningkatan di sektor industri pariwisata,” bebernya, seraya mengatakan bahwa pemasukan turisme dari Rusia sendiri mencapai angka 4,5 milyar dollar, yang sebelumnya sempat terhantam krisis. 

“Saya yakin bahwa 2018 akan menyaksikan inisiatif dan pencapaian ekonomi yang besar,” papar Erdogan optimis.

Dalam pidatonya, Erdoğan menegaskan bahwa dalam 15 tahun berjalan, dengan memahami pentingnya melayani bangsa, negara dan kemanusiaan, negara telah memberikan dukungan untuk memajukan proyek-proyek yang dapat membawa Turki maju dalam semua bidang sains.

Dia juga menambahkan bahwa pemerintah dan semua lembaga negara telah melakukan reformasi besar-besaran di semua bidang, khususnya di bidang fisik, ilmu pengetahuan teknis dan industri pertahanan. 

Erdogan menyerukan para ilmuwan dan politisi harus bergabung bersama dalam membangun Turki sebagai negara terdepan dalam bidang kesehatan.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *