Erdogan: 200 Tahun Konflik Sistem Pemerintahan Terpecahkan Sekarang

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki telah menyelesaikan konflik pemerintah dengan mendukung sistem presidensial dalam referendum Ahad.

Dalam pidato pasca referendum di Istana Huber di Istanbul, Recep Tayyip Erdogan menyebut referendum 16 April “sebagai tanda besar bahwa bangsa kita sedang melindungi masa depannya.”

“Hari ini, Turki sedang membuat keputusan historis tentang konflik dalam sistem pemerintahannya. Keputusan ini bukan hal biasa. Hari ini adalah hari ketika perubahan, keputusan untuk mengganti sistem pemerintahan yang serius dibuat,” ujar Erdogan.

Erdogan mengatakan 25 juta suara “ya” telah diberikan, dengan selisih kemenangan 1,3 juta suara, berdasarkan hasil belum resmi.

“Saya berterima kasih kepada semua warga negara, apapun pilihan mereka, yang memberikan suara untuk melindungi kehendak nasional mereka.”

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *