Hamas dan Ikhwan Kecam Seruan Menteri Sudan untuk Normalisasi dengan Israel

Gerakan Islam Hamas mengecam seruan salah seorang menteri Sudan untuk menormalisasi hubungan dengan penjajah Israel. “Pernyataan menteri itu rasis dan provokatif, dan menghasut rakyat, Hamas dan gerakan perlawanan perlawanan Palestina,”ย rilis Hamas. “Seruan ini tidak merefleksikan nilai dan prinsip rakyat Sudan, yang mencintai Palestina dan dukungannya atas perlawanan rakyat Palestina.”

Apa yang membuat pernyataan tersebut patut dikecam adalah bahwa pernyataan tersebut dibuat oleh keluarga Mahdi, yang dikenal sebagai pendukung perjuangan rakyat Palestina. Pernyataan tersebut menekankan bahwa negara-negara Islam dan Arab “menjadi jangkar strategis perjuangan rakyat Palestina.”

Hamas menyerukan rakyat, pemerintah dan pelbagai faksi politik di Sudan mengecam pernyataan menteri investasi Mubarak Fadel karena setidaknya pernyataan tersebut setidaknya merefleksikan ketidakpedulian mereka atas perjuangan rakyat Palestina. Menteri investasi menyampaikan pernyataannya di TV lokal yang menyerukan normalisasi hubungan dengan Israel dan karena rakyat Palestina telah menjual tanahnya kepada Yahudi Zionis.

Sementara itu, ย Ikhwanul Muslimin Sudan juga mengecam keras pernyataan yang dibuat oleh Menteri Investasi Sudan Mubarak Fadel. Ikhwan menyatakan penolakan atas pendekatan tersebut, “Ini melanggar asas keadilan dan norma kemanusiaan,” tegasnya, “dan menyenangkan penjajah dan penindas, sementara pada saat bersamaan menghukum rakyat Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem yang ditutup perbatasannya, tembok pemisah serta pengusiran paksa rakyat Palestina dari kampung halamannya.”

Dalam pernyataan di media, kelompok Sudan-Palestina menuntut pengunduran diri menteri karena pernyataannya bertentangan dengan hati dan keyakinan mayoritas rakyat Sudan. “Dia menentang rekomendasi yang dibuat oleh Konferensi Dialog Nasional yang 90 persen menentang normalisasi.”

“Parlemen Sudan seharusnya memberlakukan UU yang mengkriminalkan seruan normalisasi dengan Israel,” tuntut Ikhwanul Muslimin. “Ini sesuai dengan konsensus rakyat Sudan dan menjamin negara ini dari infiltrasi Israel.”

ย 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *