Ikhwanul Muslimin Kecam Keras Pemboman di Manchester, Inggris

Ikhwanul Muslimin mengecam keras pemboman tidak beradab yang terjadi Kemarin, 22 Juni 2017 di kota Manchester yang menewaskan dan melukai puluhan orang.

Organisasi ini menekankan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas kekejian tersebut tanpa melihat agama dan afiliasinya adalah musuh kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun.

Islam melarang pembunuhan tanpa hak. Penjagaan kehidupan adalah salah satu prinsip Islam yang paling penting.

“Oleh karena itu, Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi”.

Organisasi ini menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan seluruh bangsa Inggris.

Ikhwanul Muslimin menegaskan posisinya yang menolak pembunuhan atas orang-orang yang tidak berdosa untuk alasan apapun. “Posisi kita ini berdasarkan pesan keadilan dan perdamaian.”

Allah Maha Besar dan Segala Puji bagiNya.

Ibrahim Munir Mustafa

Wakil Mursyid Aam Ikhwanul Muslimin

Ariana Grande fans seen the day after the bomb attack that struck Manchester Arena on 22 May 2017. [Lindsey Parnaby/Anadolu Agency]
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *