Inggris: Ikhwanul Muslimin Berhak Mendapatkan Suaka Politik

Departemen Dalam Negeri Inggris merilis dokumen kebijakan internal mereka pada 3 Agustus 2016 tentang panduan permohonan suaka politik warga Mesir yang dianggap sebagai anggota Ikhwanul Muslimin.

Dokumen tersebut menerangkan bahwa anggota atau simpatisan Ikhwan berhak mendapatkan suaka politik dari pemerintah.

“Mereka yang menjadi tokoh Ikhwanul Muslimin atau terlibat aktif, khususnya dalam demonstrasi sehingga keselamatan mereka terancam, diantaranya karena penangkapan, mendapatkan perlakuan buruk, atau diadili tanpa proses hukum dan penjatuhan hukuman yang tidak adil.”

“Disamping itu juga, para pendukung atau mereka yang dianggap mendukung Ikhwanul Muslimin, seperti wartawan, yang juga terancam dieksekusi. Dalam kasus ini, permintaan suaka politik mereka dapat diterima.”

Dokumen itu juga menerangkan bahwa;

“Pendukung dan anggota level rendah, tidak berpolitik atau tidak aktif yang tidak secara umum menjadi target penangkapan dan juga tidak tidak terlibat dalam demonstrasi sehingga tidak beresiko ditangkap, maka untuk kasus ini akan dipertimbangkan berdasar fakta.”

Dokumen  ini dikeluarkan setelah berlangsung penindasaan keji atas para pendukung mantan Presiden Muhammad Mursi dan Ikhwanul Muslimin sebagai dampak kudeta militer pada 3 Juli 2013. Ribuan anggota dan pendukung Ikhwan terbunuh, dipenjara dan diasingkan pasca kudeta Jenderal Abdel Fattah al Sisi. Mursi dan ratusan pendukungnya terancam dijatuhi hukuman mati.

 

 

 

 

Dipublikan pertama kali oleh Egypt Watch.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *