Iran Putus Dua Sosial Media Redam Aksi Protes

Otoritas keamanan Iran telah memutus untuk sementara akses dua aplikasi sosial media seiring meningkatnya aksi protes anti pemerintah. Aplikasi itu adalah Telegram dan Instagram.

“Keputusan dibuat untuk melindungi keamanan dan keselamatan warga negara,” ujar sumber laman berita Irib Dewan Keamanan Nasional Tertinggi berada di belakang langkah ini.

Kemarin, CEO Telegram Pavel Durov mentwit bahwa otoritas Iran telah memutus akses aplikasinya “setelah penolakan kami untuk menutup saluran protes damai.”

Sementara itu, Facebook, yang memiliki Instagram tidak bersedia memberikan komentar atas keputusan pemerintah Iran tersebut. 

Aksi protes pecah di kota Mashhad dan bagian tempat lainnya atas mahalnya biaya hidup di Iran. Setidaknya dua orang tewas dalam aksi protes tersebut dan puluhan lainnya ditangkap. 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *