ISIL Gunakan Anak untuk Aksi Bom Bunuh Diri

Setidaknya 51 orang tewas dan 69 lainnya luka dalam serangan bom bunuh diri dalam pesta perkawinan, 20 Agustus di Gaziantep, Turki Selatan. Pelakunya diduga kuat  ISIL (Negara Islam Irak dan Sekitarnya) dengan memanfaatkan anak dibawah umur.

“Ada indikasi kuat bahwa serangan dilakukan oleh ISIL, seorang anak dibawah umur berusia antara 12-14 tahun meledakkan dirinya (ditengah kerumunan pesta). Kita tahu ISIL menjadikan Gazianterp target serangan sekarang,” kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan dalam birefing kepada pers di Istanbul, 21 Agustus.

Aksi terorisme terjadi di perkampungan  Beybahçe di distrik Şahinbey di Provinsi Gaziantep. Dalam pemeriksaan pasca ledakan polisi menemukan potongan rompi bom.

Pasangan suami isteri yang baru melangsungkan pernikahan mengalami luka dalam serangan tersebut.

Pembom bunuh diri melakukan aksinya dengan menyamar sebagai tamu sebelum meledakkan dirinya. Pemakaman mulai dilakukan keesokan harinya pada 21 Agustus.

Presiden Erdoğan mengutuk keras aksi serangan tersebut, sembari mengatakan bahwa “Tempat dimana teror berasal tidak ada bedanya bagi kita. Tidak ada beda antara PKK, FETO atau Daesh. Semua adalah teroris,” ungkapnya.

Erdoğan juga menyerukan kepada warga untuk memberitahu aparat keamanan segaal informasi yang dimiliki untuk mencegah serangan di masa mendatang.

Dalam pernyataan sebelumnya, Erdoğan menyatakan bahwa serangan ini dalam rangka menebarkan bibit perpecahan antara pelbagai kelompok di Turki, seperti Arab, Kurdi dan Turkmen dengan“menyebarkan kebencian etnik dan agama.”

Dalam pernyataan tertulis, PM Binali Yildirim menggambarkan aksi terorisme itu ‘sangat besar”. “Setiap orang harus yakin bahwa persatuan kita akan mampu menyingkirkan ancaman domestik dan eksternal,” tandasnya.

Ketua partai oposisi CHP Kemal Kılıçdaroğlu dan MHP  Devlet Bahçeli mengutuk keras aksi terorisme yang disebutnya berupaya memecah belah Turki.

“Kita semua sangat sedih dan marah. Perlu kita ketahui bahwa tujuan mereka adalah memukul persatuan kita dan serangan semacam itu tidak akan mencapai tujuannya yang jahat,” ungkap  Kılıçdaroğlu.

“Sementara, residu setan seperti FETÖ, PKK dan ISIL akan dihukum sesuai dengan kejahatannya, “ tulis Bahçeli dalam twitternya.

Pengantin perempuan Besna Akdoğan dilaporkan telah keluar dari rumah sakit, namun kemudian menangis dan pingsan.

“Mereka merubah pesta perkawinan kami dengan genangan darah,” tutunya sambil dibantu saudara-saudaranya saat memasuki rumah.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *