Islamophobia: Muslim Kanada Ditembak Mati Karena Bela Orang yang Dilecehkan

Aparat keamanan Kanada Senin menahan seorang laki-laki karena menembak seorang pemuda Muslim berusia 19 tahun sekeluar dari Masjid di Ontario, barat Kanada. 

Polisi kini mencari pelaku lainnya yang diyakini turut terlibat dalam penembakan terhadap Yosif al Hasnawi 

Polisi juga tengah melakukan penyelidikan setelah paramedis yang tiba untuk menangani Al Hasnawi dikritik paera saksi mata karena dianggap tidak serius dalam penanganannya. 

Almarhum yang dipuji polisi sebagai pahlawan karena membantu korban pelecehan,  orang tua  oleh dua berandalan itu adalah seorang mahasiswa kedokteran Universitas Brock. 

“Pemuda ini sedang melakuka apa yang dirasakannya benar dalam situasi seperti itu,” puji Detektif Steve Bereziuk kepada wartawan. “Dia adalah pemuda pemberani.”

Al Hasnawi sedang beristirahat di luar masjid Al Mostofa pada Sabtu, 9.30 malam ketika melihat orang tua mendapatkan perlakuan tidak layak dari dua pemuda. Dia tampak dilecehkan, diserang, dipukul dan ditertawakan,” ujar saksi mata. “Dia hanya menegur,’hei, angan ganggu orang tua itu.'”

Pemuda itu sempat berbicara dengan pemuda Muslim tadi dan kemudian terdengar tembakan. 

Dia mengalami luka serius, namun direktur masjid Amin Tahir mengatakan paramedia tiba dan mengatakan dia baik-baik saja dan dianggap sedang ber-acting.

Al Hasnawi sempat berbicara, “Saya sulit bernafas”, ujar saksi mata. 

“Namun salah seorang paramedis itu tetap mengatakan, wah anda adalah aktor yang bagus“, saksi Raczynski. 

Pusat Pelayanan Paramedis Hamilton mengatakan dalam pernyataannya Senin bahwa penyelidikan tengah berlangsung. 

Tidak diketahui mengapa Al Hasnawi dibawa ke rumah sakit St Joseph padahal ada pusat trauma yang dekat dengan tempat kejadian. 

Bereziuk mengatakan bahwa Al Hasnawi dan keluarganya berimigrasi ke Kanada dari Irak pada 2008.

Polisi menegaskan bahwa korban sedang melakukan tindakan yang benar. 

“Dia adalah warga negara yang bagus,” ujar Bereziuk. 

Upacara penghormatan terakhir diselenggarakan di Kanada sebelum jasadnya dimakamkan di Irak. 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *