Jadi Anggota Ikhwanul Muslimin, 161 Warga Mesir Masuk Daftar Teroris

Rejim militer Mesir memasukkan 161 warganya, termasuk 21 perempuan sebagai teroris karena dituduh menjadi anggota organisasi terlarang, Ikhwanul Muslimin dan menyebarkan kekacauan di negeri itu.

Daftar  nama 161 orang yang dimasukkan pada November itu menambah daftar sebelumnya dalam 3 tahun. 

Mesir melarang Ikhwanul Muslimin dan memasukkan kedalam organisasi teroris. Junta militer melakukan pembersihan para pemimpin, anggota dan simpatisan pasca kudeta militer 2013 yang menyingkirkan presiden Mohamed Morsi yang terpilih secara demokratis. 

Sejak kudeta, ribuan anggota dan simpatisan Ikhwanul Muslimin ditangkap dan dihilangkan secara paksa. Ratusan lainnya diajukan ke pengadilan. 

Kendati digulingkan secara militer, Ikhwanul Muslimin tidak melakukan aksi kekerasan dan mengorganisir perlawanan secara damai. 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *