Jayne Kemp: Saya Tidak Hanya Mencari Agama, Tetapi Jatuh Cinta dengan Islam

Polisi Pendukung Masyarakat (PSCO) Jayne Kemp, 29 tahun, menemukan Islam ketika membantu seorang perempuan Muslim yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Ibu dua anak ini bertutur bagaimana dia terinspirasi masuk Islam, justru ketika membantu seorang korban kekerasan yang dilakukan karena faktor kehormatan- yang merupakan bagian dari tugasnya sebagai seorang polisi.

Setelah berdiskusi dengan para Muslim lainnya di twitter, dia kemudian memutuskan untuk berpindah agama dari Katolik ke Islam sepenuhnya.

Setelah berhijrah, dia kini berpatroli di Eccles, Salford dengan mengenakan hijab dan turut menunaikan shalat jumat berjamaah di setiap pergantian tugas jaganya.

Jayne adalah ibu tunggal dari seorang anak laki-laki, 9 tahun dan anak perempuan, 7 tahun mengucapkan Syahadat pada April 2013 dan mengganti namanya dengan Aminah.

Meskipun anak-anaknya masih menghabiskan liburan Natal bersama ayahnya, sebagaimana dia juga merayakan bersama ibunya, namun kini ada kebiasaan baru dalam keluarga mereka untuk memasakkan makanan halal bagi dirinya.

555877_411476688939826_859061037_nJayne, yang bergabung dengan kepolisian pada Agustus 2009 dan tinggal di Manchester selatan bertutur: “Awalnya ada seorang perempuan mendekatiku di kantor karena mengalami kekerasan karena faktor kehormatan.”

“Ketika saya bekerja di Eccles, ada masjid besar dan banyak penduduk Muslimnya, maka saya pikir saya harus tahu lebih banyak tentang Islam.”

“Saya pada waktu itu berpikir bahwa Islam adalah semua hal tentang wanita yang diperbudak di dapur, namun justru saya mendapatkan bahwa Islam adalah agama yang sangat menghormati waktu, kesabaran anda dan sikap menghormati orang lain.”

Ketika saya lihat kedalam, saya menemukan kesamaan dengan Katolik dan nilai ketika anda memperlakukan dengan baik tetangga anda dan menghormati orang tua yang kebanyakan orang-orang tua sekarang melihat nilai-nilai seperti itu tidak dimiliki anak-anak muda sekarang.”

“Saya kemudian mendapati bahwa saya tidak lagi sedang mencari Islam, namun justru jatuh cinta kepadanya. Setiap kali saya hanya  menanyakan satu pertanyaan, maka saya mendapatkan lebih dari lima jawaban dalam Islam.”

Jayne memutuskan memberi tahu teman-temannya jika dia beralih memeluk Islam dan ketika dia memberitahu atasannya ingin memakai hijab, mereka semua mendukung keputusannya.

Dia kini bekerja dengan Asosiasi Polisi Muslim Manchester untuk mendesain peraturan tentang hijab untuk polisi Muslimah, hal yang belum pernah dibicarakan sebelumnya di kepolisian.

Jayne mengatakan: “Saya pada awalnya khawatir dengan keputusan saya, dan mereka ternyata sangat memahami.”

“Masyarakat di Ecceles sangat baik- bahkan kebanyakan mereka tidak menyinggungnya.”

“Jika anak-anak saya memprotes karena saya memakai jilbab, maka mungkin saya tidak akan mengenakannya,” katanya.

“Mereka banyak menanyakan tentang Islam, namun saya tidak akan memaksanya karena mereka sekarang dibesarkan secara Katolik.”

“Saya hanya berharap dengan berdiskusi dengan mereka saya dapat menunjukkan bahwa tidak masalah bagi wanita Muslim untuk bekerja di kepolisian dan juga dapat menghilangkan stereotype yang negatif tentang Islam.”

Jayne, yang tumbuh dewasa di Wythenshawe, mengatakan: “Keluarga saya pada umumnya mendukung. Sepanjang saya bahagia, mereka juga bahagia.”

“Saya terbuka tentang bacaan dan belajar saya tentang Islam. Saudara perempuan saya mengatakan pada suatu hari bahwa saya adalah orang terbahagia yang pernah dia lihat.”

Jayne banyak dibantu Muhammad Manzoor dalam menemukan Islam. Dia mengelola akun twitter Muslim masjid setempat dari rumahnya di Whalley Range.

Mansour berkata: “Saya mendapatkan kehormatan Jayne menanyakan banyak pertanyaan tentang Islam karena hal itu justru mendorong saya untuk belajar lebih banyak tentang Islam.”

“Dia mendapatkan Islam untuk dirinya dan semoga peran dia akan menunjukkan bahwa Muslim dapat berkumpul dengan masyarakat lainnya tanpa harus mengkompromikan keyakinan mereka.”

 

Sumber

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *