Jet Tempur Rusia Serang Sekolah di Idlib Suriah

 

Setidaknya 26 warga sipil, termasuk anak-anak tewas ketika serangan udara Rusia menggempur sekolah di provinsi  Idlib.

Organisasi Pengawas HAM Suriah (SOHR) mengatakan bahwa pemboman diyakini dilakukan oleh pesawat-pesawat tempur Rusia yang menyerang desa Hass, termasuk didalamnya kompleks pendidikan.

“Anak-anak yang tewas adalah murid-murid sekolah dan pesawat tersebut milik Rusia”, beber Rami Abdel Rahman, kepala SOHR yang berbasis di Inggris, berdasar jaringan informan yang dimilikinya dalam wilayah konflik di Suriah.

762d448e54c244a29e0d03daad3c2649_18Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin mengatakan: “Ini mengerikan, saya berharap kami tidak melakukannya. Ini adalah cara termudah kami untuk mengatakan tidak, namun saya orang yang bertanggung jawab, maka saya sedang menunggu apa yang akan dikatakan menteri pertahanan.”

Laporan TV pemerintah Suriah mengutip sumber militer yang mengatakan bahwa beberapa pemberontak tewas ketika pasukan mereka menyerang mereka di Hass, namun tanpa menyebut serangan ke kompleks sekolah.

Serangan  menghantam desa pada pukul 11.30 pagi, ungkap aktivis oposisi di Pusat Media Idlib.

“Satu roket menghantam pintyu masuk sekolah ketika murid-murid hendak beranjak pulang, setelah kepala sekolah memutuskan untuk menghentikan proses belajar mengajar karena ada serangan,” kata aktivis tersebut.

“Penduduk Banyak yang Meninggal”

Ada kekhawatiran bahwa banyak penduduk yang tewas karena beberapa yang terluka dilaporkan dalam keadaan kritis.

Provinsi Idlib dikendalikan oleh aliansi kelompok oposisi, diantaranya Jabhat Fatih al Sham, yang mengganti namanya dari sebelumnya Jabhat al Nusra setelah putus hubungan dengan Al Qaeda.

Provinsi ini mengalami gempuran bertubi-tubi dari rejim Bashar al Assad dan sekutunya. Rejim Assad dikritik masyarakat dunia karena menyerang target-target sipil.

Senin lalu, lebih dari 80 organisasi HAM, termasuk Human Right Watch, CARE International dan Refugees International mendesak anggota PBB untuk mengeluarkan Rusia dari Badan HAM PBB yang berbasis di Jenewa karena tindakan brutal mereka yang menyerang infratruktur sipil di Suriah.

lebih dari 300 ribu penduduk Suriah tewas sejak pecah perang pada Maret 2011 dan jutaan lainnya terusir dari kampung halamannya.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *