Kameramen Perempuan Hungaria yang Jegal Pengungsi Suriah Dijatuhi Hukuman

Juru kamera perempuan Petra László yang tertangkap kamera sedang menjegal pengungsi yang sedang melarikan diri pada 2015 diyatakan bersalah dan dijatuhi 3 tahun hukuman percobaan.

Sementara pengungsi yang ditendang oleh juru kamera Hungaria kini dianugerahi pekerjaan sebagai pelatih sepak bola di Madrid, Spanyol.

Video yang menunjukkan Osama Abdul Mohsen -mantan pelatih sepak bola- dijegal oleh Petra Lazlo dan jatuh tersungkur bersama anaknya yang berusia 8 tahun mengundang gelombang kecaman di seluruh dunia.

Setelah jatuh, Mohsen dan anaknya terus melanjutkan perjalannnya hingga mencapai kota Munich, Jerman.

 

Ditemani oleh pemain sepak bola Mohamed Labrouzi yang bermain untuk klub Villaverde di Spanyol, Mucha berangkat mencari Mohsen, yang akhirnya bertemu dengan di sebuah kafe di Munich sedang menonton Liga Champion.

Mohsen hampir tidak percaya jika ada orang yang mau membantu diri dan anaknya, namun Labrouzi menjaminnya bahwa mereka akan berangkat ke Madrid jika mau.

“Ini seperti mimpi bagi saya disini. Terima kasih Madrid, terima kasih Spanyol,” tutur Mohsen kepada media Spanyol setibanya di Madrid. Dia berharap isteri dan dua anak perempuan dapat bergabung dengannya di ibukota Spanyol.

Luis Miguel Pedraza dari CENAFE mengatakan: “Kami membantunya sebagai bentuk kemanusiaan. Kemudian, kami akan mencarikan pekerjaan. Dia tertarik dengan sekolah sepak bola kami.”

“Yang penting dia nyaman disini.”

 

Sekolah akan membantu Mohsen, anaknya Zaid dan anggota keluarga lainnya untuk mendaftar sebagai pencari suaka dan pindah ke Getafe, dimana mereka akan menanggung biaya hidupnya hingga dapat membiayai dirinya sendiri.

Spanyol setuju untuk mengambil sebanyak 17 ribu pengungsi sebagai warga negaranya.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *