Ketua PBNU: Ucapan Ahok Menyinggung Umat Islam, Proses Hukum Jalan Terus

 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj menegaskan dalam konperensi pers, Jumat (28/10) bahwa pernyataan gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama menyinggung perasaan umat Islam.

“Ini sama saja, saya mengatakan jangan mau menggunakan ayat Markus Matius (untuk menipu),” tegas Said di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Agil mendesak umat Islam memaaafkan Ahok karena yang bersangkutan telah meminta maaf, namun proses hukum atas dirinya tetap dijalankan.

“Saya udah menyatakan bahwa kalau siapapun yang melakukan kesalahan kemudian minta maaf, ya kita maafkan, tetapi hukum tetap berlaku,” ucapnya.

Said juga mengimbau kepada umat Islam untuk bersikap dewasa dan menjaga ketertiban selama menjalankan aksi. PBNU tambahnya melarang penggunaan lambang dan bendersa Nahdliyin selama aksi demonstrasi yang akan diselenggarakan pada hari Jumat, 4 November mendatang.

“Artinya mari kita dewasa, kita bermartabat, jangan main hakim sendiri. Kalau memang harus diproses hukum ya tidak apa-apa” tutupnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *