Komandan Militer Lebanon Ingatkan Ancaman Israel

Joseph Aoun, kepala staff militer Lebanon yang baru diangkat mengatakan bahwa militer Lebanon harus selalu bersiaga menghadapi “ambisi dan kepentingan Israel” di kawasan ini.

Berbicara di ibukota Beirut, Aoun melihat adanya ancaman Israel di Lebanon Selatan.

“Saya sangat yakin bahwa anda harus bersiap untuk melindungi perbatasan selatan kita dari sabotase musuh kita Israel,” tegasnya.

Aoun juga menegaskan kesiapan Lebanon bekerjasa sama dengan masyarakat internasional berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701, yang dikeluarkan menyusul konflik Lebanon dengan Israel pada 2006.

Aoun juga mengatakan bahwa militer Lebanon akan terus bekerjasama untuk pembebasan 9 prajurit Lebanon yang ditangkap oleh kelompok militer Daesh 3 tahun lalu.

Di pertengahan 2014, para militan Daesh menangkap beberapa personil militer Lebanon setelah terjadi bentrok di kota Arsal dekat perbatasan Suriah.

Aoun dipilih sebagai komandan militer Lebanon Rabu setelah naik pangkat Jenderal.

Menggantikan Jenderal Jean Kahwaji, Aooun dikenal dekat dengan Presiden Lebanon, Michael Aoun meskipun keduanya tidak ada hubungan darah.

Sebelum menduduki jabatan puncak tersebut, Aoun mengepalai Brigade ke-9 Lebanon, yang ditempatkan di perbatasan Lebanon dengan Suriah.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *