Kremlin: Kedatangan Ribuan Tentara AS ke Polandia Ancaman Bagi Rusia

Kedatangan ribuan pasukan AS di Polandia sebagai bagian pembangunan kekuatan NATO menjadi ancaman bagi keamanan nasional Rusia, ungkap Kremlin.

Misi ini menjadi salah satu dari penempatan terbesar pasukan AS di NATO sejak Perang Dingin. Ada setidaknya 300o tentara dan peralatan perang AS di Polandia dan beberapa tempat lainnya yang berdekatan.

“Operasi ini mengancam kepentingan dan keamanan kita,” ujar Dmitri Peskov, juru bicara Kremlin.

“Ini semakin tampak jelas ketika pihak ketiga menempatkan pasukannya di dekat pintu depan kita di Eropa.”

Misi Atlantic NATO 2016 menyetujui serangkaian tindakan pemerintah Barack Obama dalam rangka meredakan ketegangan di kalangan sekutunya di Eropa ini setelah pencaplokan kawasan Crimea Ukraina pada 2014.

Tindakan Rusia mengundang kekhawatiran beberapa negara Baltik jika mereka akan menjadi target tekanan dan intervensi Moskow seiring peningkatan aktivitas militernya di kawasan laut Baltik dalam 2 tahun terakhir.

Operasi militer AS ini dilakukan sepekan sebelum pelantikan presiden Donald Trump yang sebelumnya berjanji akan mengurangi ketegangan hubungannya di Kremlin ditengah munculnya tuduhan keterlibatan Rusia dalam pemilu AS 2016.

Alexei Mechkov, wakil Menlu Rusia menggambarkan pengiriman pasukan ini sebagai “faktor destabilisasi Eropa.”

Beberapa peralatan perang yang dikirim adalah 87 tank Abrams M1A1, 20 kendaraan artileri Paladin  dan 136 kendaraan tempur Bradley.

Pasukan tersebut akan ditempatkan di 7 negara Eropa Timur mulai dari Estonia hingga Bulgaria dalam dua pekan.

Disamping pasukan AS, beberapa negara anggota NATO lainnya seperti Inggris, Jerman dan Kanada juga mengirim 1000 pasukannya ke bekas republik Soviet, Estonia, Latvia dan Lithuania.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *