Maskapai Delta Airline Usir Dua Orang Penumpangnya Karena Berbahasa Arab

Maskapai penerbangan Delta Air Lines memaksa keluar dua pria dari pesawatnya di bandara Heathrow London sebelum lepas landas. Salah satu dari dua penumpangnya tersebut menuduh maskapai bertindak karena keluhan dari penumpang lainnya karena dirinya bercakap dalam bahasa Arab.

Dalam pernyataannya setelah pesawat tersebut mendarat di New York, Deltan mengatakan bahwa pria atas nama Adam Saleh dan satu penumpang lainnya dikeluarkan dkarena mereka “mencoba menggangu awak kabin dengan perilakunya yang provokatif termasuk berteriak.” Maskapai tersebut mengatakan informasi tersebut berdasarkan pernyataan dari banyak pihak baik dari kru pesawat maupun penumpang lainnya.

Saleh, seorang Muslim Amerika dan pengguna YouTube aktif, telah memasang  video apa yang dia sebut sebagai video “eksperimen” di masa lalu yang menunjukkan dirinya sedang bercakap di pesawat dengan bahasa Arab.

Rabu lalu, Saleh juga memposting video ke akun twitternya, yang diikuti 315 ribu pengikut, sedang menunjukkan dirinya dan penumpang lainnya sedang dikawal turun dari pesawat.

https://twitter.com/search?q=delta&src=typd

“Kami diusir karena kami berbicara dengan bahasa lain. 6 orang kulit putih melawan kami yang berjenggot,” katanya dari kabin pesawat.

Beberapa orang terlihat menantangnya dan melambaikan selamat tinggal ketika turun dari pesawat.

Tidak jelas apa terjadi sebelum rekaman tersebut.

“Apa yang penting bagi Delta adalah keselamatan dan kenyamanan para penumpang dan pegawai kami. Jelas bahwa orang-orang ini melanggar prioritas tersebut,” kata Delta.

Maskapi ini dalam beberapa bulan lalu mendapatkan publikasi negatid atas insiden dimana para penumpang Muslim dikeluarkan dari pesawat.

Pada November, seorang pendukung Presiden terpilih Donald Trump diijinkan tetap berada dalam penerbangan domestik setelah mengucapkan kata-kata yang kotor. Dia kemudian dilarang terbang dengan Maskapai ini seumur hidup.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *