Moqtada al Sadr Minta Pemerintah Irak Bubarkan Milisi Syiah Dukungan Iran

Pemimpin Syiah Irak, Moqtada al Sadr Jumat menyerukan pemerintah Baghdad untuk membubarkan  Hashd al Sya’bi, organisasi payung milisi Syiah dukungan Iran.

Sadr berbicara di depan ribuan pendukungnya di Ibukota Irak setelah kunjungan kejutan pada akhir pekan ini ke Arab Saudi, musuh Iran.

Dalam pidato yang ditayangkan di layar lebar, Sadr mendesak PM Haider al Abadi membubarkan Hashd dan “mengintegrasikan dengan pasukan para militer.”

Sadr juga menyerukan pemerintah untuk “merampas senjata dari kelompok bersenjata tersebut.”

Hashd al Sya’bi sebenarnya berada dibawah kendali Abadi, namun beberapa elemennya selama bertahun-tahun mengirim pasukannya untuk mendukung Damaskus dalam konfliknya melawan faksi pemberontak Sunni. 

Pasukan paramiliter ini ambil bagian dalam perang merebut kota terbesar kedua, Mosul dari tangan ISIS dan diharapkan bergabung dalam operasi lainnya untuk membasmi kelompok-kelompok ekstrimis di Irak.

ISIS masih mengendalikan sebagian wilayah barat Irak, termasuk provinsi gurun Anbar.

Sadr memimpin milisi yang berperang melawan pendudukan AS di Irak. 

Dia kini dilihat sebagai seorang nasionalis yang berulang kali memprotes praktik korupsi dalam pemerintahan Irak dan pendukungnya terlibat dalam aksi protes besar di Baghdad untuk menyerukan reformasi pemilu.

Kamis, Sadr menyerukan aksi unjuk rasa di Baghdad dan kota-kota lainnya untuk mengecam “para politisi korup” dan menuntut reformasi. 

Pekan lalu, Sadr mengunjungi Arab Saudi, dimana kantornya menyebutkan bahwa kunjungan Sadr dilakukan karena mendapat undangan resmi pemerintah Saudi. 

Kantor berita Saudi mengunggah foto Sadr dengan Putera Mahkota Mohammed bin Salman di Jeddah dan diskusi diantara keduanya dalam rangka memperbaiki hubungan dagang via Konsulat Saudi yang baru didirikan di Najaf serta komitmen bantuan 10 juta dollar untuk membantu rakyat Irak yang terusir via pemerintah Irak. 

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *