Pasukan Irak Kehilangan Banyak Tentaranya dalam Perang di Mosul

Pasukan Keamanan Irak dilaporkan kehilangan setidaknya 30 tentaranya dan 50 lainnya mengalami luka-luka dalam pertempuran sengit melawan militan Daesh di Mosul. Pertempuran seharu di sektor timur dan selatan telah merenggut banyak korban dari pihak pasukan Irak.

Aljazeera juga mengutip sumber keamanan yang mengkonfirmasi bahwa 7 warga sipil, kebanyak wanita dan anak-anak tewas setelah sebuah pesawat tempur mengebom rumah-rumah di Mosul utara. Tidak jelas apakah pesawat Irak atau bagian koalisi AS yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Selama 4 hari, warga sipil terjebak di rumah-rumah mereka ketika pasukan Iran memborbardir kawasan pinggiran timur Mosul dengan artileri. Ketimbang meminimalkan resiko korban sipil, pasukan Irak sebaliknya mengandalkan serangan artileri sebelum masuk ke kota.

PBB dan pejabat Irak berulang kali memperingatkan bahwa Daesh telah menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia, dan para analis khawatir bahwa pengeboman di kawasan permukiman akan berbahaya di masa depan dan menimbulkan krisis kemanusiaan.

Di Distrik al Zahra, timur Mosul, militer Irak kehilangan setidaknya lima tentara dan kru media yang bersamanya.

 

Meskipun komandan pasukan Irak sebelumnya menyatakan bahwa mereka telah mengendalikan 6 desa sisi timur Mosul, kini sebagiannyaย mundur untuk mengatur pasukannya kembali. Langkah ini diambil setelah pasukan Irak menghadapi perlawanan gigih dari para pejuang Daesh.

Hammam Al Alil Diambil Alih?

Sementara, komando gabungan Irak yang bertanggung jawab atas operasi “Kami Datang, Niwana” mengeluarkan pernyataan bahwa unit pasukan Irak telah mengambil alih gedung pemerintah pusat di Hammam Al Alil, sekitar 15 km dari Mosul.

Namun, koresponden Al Jazeera menegaskan bahwa Hammam Al Alil masih diperebutkan antar pihak yang berperang. Pihak Daesh menyerang baik dan hingga kini belum keluar dari kota kecil tersebut.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *