Pejabat Tunisia Terlibat dalam Pembunuhan Al Zawari atas Perintah Mossad

Pejabat-pejabat Tunisia diduga kuat terlibat dalam pembunuhan insinyur Mohamed al Zawari di tangan para agen Israel, ungkap tim hukum almarhum. 

Penasehat hukum Hanan al Khomeiri mengatakan bahwa para politisi, pebisnis dan pejabat keamanan “menjadi kaki tangan” dalam pembunuhan, seraya menambahkan bahwa beberapa agen keamanan Tunisia mengungkapkan informasi tentang kasus ini. 

Dia telah ditugaskan untuk menangani kasus itu oleh keluarga Al Zawahiri setelah tim penasehatnya yang pertama menjadi “hambatan” dalam mengungkapkan fakta dalam kasus ini.

Al Khomeeri menambahkan bahwa janda Al Zawari, yang berasal dari Suriah beberapa kali menerima ancaman pembunuhan. 

Sementara pengacara lainnya, Abdel Rauf al Iyadi menambahkan bahwa “ada kolaborator yang tidak tertarik dalam mengungkapkan fakta.”

Dia mempertanyakan mengapa seorang wartawan Israel yang telah berada di negara itu pada 18 Desember diijinkan keluar dari Tunisia tanpa diinterogasi. 

Al Iyadi mengatakan wartawan tersebut tertangkap sedang mengambil foto kementerian dalam negeri, namun dilepas kembali tanpa dimintai keterangan. 

Pengacara itu mengatakan ada sekitar 300 agen Mossad di Tunisia. 

Al Zawari ditarget diluar rumahnya di Sfax, Tunisia pada pertengahan Desember 2016. Aktivis berusia 49 tahun ini adalah insinyur penerbangan yang bekerja untuk pengembangan pesawat tanpa awak dan disebut bekerja untuk gerakan perlawanan Palestina, Hamas.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *