Pelaku Penembakan Didentifikasi, Perburuan Dimulai

Turki telah mengindentifikasi pelaku penembakan yang menewaskan 39 orang dalam serangan atas sebuah klub malam mewah di Istanbul pada awal tahun baru. Beberapa penangkapan juga dilakukan, namun sejauh ini pelaku masih kabur.

Pria bersenjata yang menembak mati seorang polisi dan warga sipil di pintu masuk klub malam Reina kemudian masuk dan menembaki para pengunjung dengan senapan mesin. Setidaknya pelaku mengisi peluru enam kali saat dalam menjalankan aksi terornya.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menyebut aksi tersebut sebagai pembalasan atas keterlibatan negara tersebut di Suriah.

“Pelaku penyerangan di Ortakoy telah diketahui,” ujar Menlu Mevlut Cavusoglu, namun enggan memberikan rinciannya.

Pelaku mendapatkan pelatihannya di Suriah.

Polisi telah menahan 27 orang sebagai bagian dari investigasi di kota Izmir, termasuk anak-anak dan perempuan, yang ditangkap saat bepergian dari Konya. Gambar video menunjukkan beberapa orang dari mereka dibawa masuk ke apartemen dan terlihat sedang menunggu kendaraan.

Dua orang berkewarganegaraan asing juga ditahan di bandara di Istanbul.

Pasca aksi terorisme tersebut, parlemen Turki setuju memperpanjang keadaan darurat untuk 3 bulan kedepan, efektif berlaku dari 19 Januari.

Keadaan darurat pertama kali diterapkan setelah percobaan kudeta yang gagal pada 15 Juli dan kemudian diperpanjang pada Oktober 2016. Pemberlakuan keadaan darurat memungkinkan pemerintah untuk membuat hukum baru tanpa persetujuan parlemen dan membatasi hak dan kebebasan warga sipil jika dipandang perlu.

 

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *