Pemain Bintang Tinggalkan Skopje Karena Lambang Salib

Penyerang unggulan Skopje asal Albania, Florent Osmani memutuskan keluar karena tidak tahan dengan gambar salib pada lambang klubnya tersebut.

Osmani seharusnya menjadi mesin pencetak gol bagi klubnya, namun dua pekan sebelum dimulainya liga, Skopje terpaksa harus mencari penyerang barunya. 

“Lambang Salib dalam klub Skopje  selalu saya coba tutupi, ini karena alasan keagamaan. Karena itu, banyak orang yang tidak suka dengan sikap saya meskipun faktanya, saya adalah andalan klub ini,” ujar Osmani.

Karena sikapnya ini, dia dipanggil untuk bertemu dengan manajemen. Diputuskan kemudian bahwa kontraknya diputus atas kesepakatan dua belah pihak. Maka, setelah 17 hari pemutusan kontrak, Osmani tidak lagi terikat kontrak. 

“Manajemen memanggil saya untuk pertemuan hari ini dan memberitahu saya bahwa apa yang saya lakukan bukan hal yang bagus dan jika saya ingin menjadi bagian dari tim ini, saya tidak boleh menutup lambang tersebut. Saya adalah seorang Muslim dan agama saya tidak memperbolehkan saya melakukan hal itu. Saya hanya menutup salibnya saja, bukan lambangnya. Namun karena mereka melarang saya untuk melakukan itu, saya memutuskan untuk meninggalkan klub karena bagi saya perintah agama adalah hal yang sakral.”

Ini bukan pertama kali para pemain Muslim menjadi anggota klub ini, namun ini menjadi kasus pertama kalinya bagi klub tersebut. Osmani bergabung dengan Skopje setelah dia meninggalkan Kosovan Lira. Sebelumnya dia juga pernah bergabung dengan Shkupi, Gostivar, 12 Bingölspor (Turki), Butrinti (albania) dan kemudian Skopje.

Yang menarik, Usmani telah menjadi bagian dari tim ini selama 2 musim pertandingan. Kemungkinan lambang salib pada waktu itu, belum menjadi masalah bagi dirinya, hingga kemudian dia memahami (larangan) pemakaian simbol tersebut baru-baru ini.

 

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *