Pemukim Ilegal Yahudi Ancam Perempuan Palestina dan Hina Islam

Kelompok HAM Israel B’Tselem merilis video yang menunjukkan sebuah kelompok pemukim ilegal Israel dari permukiman Kiryat Arba di Hebron, wilayah selatan Tepi Barat mencaci maki orang-orang Palestina melalui pengeras suara di kawasan itu. 

Di tengah penjagaan tentara dan polisi Israel, para pemukim menggunakan pengeras suara untuk menghina warga Palestina di kawasan Al Hariqah, Kamis, termasuk mencaci maki Islam dan Nabi Muhammad SAW, yang mereka sebut “anjing”. 

Menurut pernyataan B’Tselem, ketika pemukim tersebut melihat salah satu perempuan Palestina -relawan lokal untuk kelompok ini- memfilm mereka, maka bahasa sumpah serapah diarahkan kepadanya dan mereka mulai mengancam akan memperkosanya. B’Tselem mencatat bahwa insiden ini berlangsung berjam-jam. 

Meskipun adanya ancaman dan cacian tadi, namun pasukan Israel tidak bereaksi apapun. Pasukan penjajah diam sepanjang korbannya adalah warga Palestina. 

Relawan yang tidak dirahasiakan namanya ini memberikan keterangan kepada B’Tselem. “Para pemukim tersebut mengadakan pesta di atas bukit dekat permukiman mereka dan memutar musik keras-keras ketika suara adzan berkumandang dari masjid. Mereka kemudian mulai melecehkan Islam.”

Ketika perempuan tersebut mulai mendokumentasikan aksi mereka, “para pemukim tersebut kemudian mencaci maki dan mengeluarkan kata-kata tidak pantas tentang saya, Islam dan khususnya Nabi Muhammad SAW,” tambahnya. Ini bukan merupakan aksi pertama kali mereka. Perempuan tersebut mendokumentasikan pelecehan mereka terhadap Islam didepan pasukan Israel. 

“Kehidupan di kawasan Al Hariqah sendiri sangat tidak nyaman, karena tentara Israel sering kali menyerang kawasan ini, demikian pula para pemukim yang melecehkan kita,” ujarnya. 

Dia memberitahu B’Tselem bahwa sebagai Muslim, dia merasa sangat terhina atas pelecehan terhadap Rasulullah Muhammad SAW. “Sebagai seorang perempuan, saya sangat tersinggung dengan pelecehan yang diarahkan kepada saya saat memfilm penghinaan mereka,” tukasnya. 

Dalam beberapa pekan terakhir, muncul laporan banyaknya serangan yang dilakukan para pemukim ilegal Israel terhadap rakyat Palestina dan rumah-rumah mereka di kawasan Hebron, khususnya di Kota Tua. 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *