Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas Bertemu Pemimpin Hamas Khaled Meshal di Doha

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan pemimpin Hamas Khalid Meshal dan Ismail Haniyeh dalam acara makan siang yang difasilitasi oleh Menlu Qatar Khalid bin Mohammad al Attiyah.

Ketiganya membahas isu rekonsiliasi dan pentingnya dialog antara Fatah dan Hamas dalam mencapai persatuan serta menyiapkan pemerintahan bersama dan menyelenggarakan pemilu, ungkap kantor berita resmi Otoritas Palestina Wafa.

CaptureKantor berita tersebut menambahkan bahwa kedua belah pihak bersepakat untuk melindungi “proyek nasional Palestina” dari upaya Israel untuk menghancurkan solusi dua negara.

“Mereka menegaskan bahwa tidak ada negara Palestina di Gaza dan tidak ada negara Palestina tanpa Gaza,” menurut ulasan Wafa.

Gaza telah dikontrol oleh Hamas sejak 2006 setelah kelompok tersebut memenangkan pemilu legislatif.

Hubungan antara Hamas dan Fatah memburuk setelah bentrokan dan kegagalan mereka membentuk pemerintah persatuan setelah pemilu.

Pelbagai upaya rekonsiliasi yang diupayakan Kairo, Doha dan Ankara sebelumnya gagal.

Pertemuan yang jarang antara kedua pemimpin kelompok politik yang berseberangan ini berlangsung saat negosiasi perdamaian antara Israel dan Palestina tidak mengalami kemajuan.

Abbas baru-baru ini menerima kritik keras karena hadir dalam upacara pemakaman mantan presidenย Shimon Peres.

Juru bicara Hamas mengatakan bahwa surat duka cita Abbas kepada keluarga Peres “menunjukkan penghinaan atas darah para martir dan penderitaan rakyat Palestina.”

Abbas juga menghadapi perlawanan internal dalam tubuh Fatah dari para pengikut Mohammad Dahlan, mantan kepala keamanan yang kini berada dalam pengasingan di Uni Emirat Arab.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *