Rakyat Palestina Serukan Hari Kemarahan

Rakyat Palestina serukan “Hari Kemarahan” ketika beberapa jamaah sholat Maghrib mengalami luka sebagai akibat bentrok dengan aparat keamanan Israel dekat kompleks Masjid al Aqsa, Selasa. 

Kaum Muslimin memutuskan sholat di luar masjid untuk memprotes kebijakan pembatasan Israel, termasuk penerapan metal detector bagi jamaah. 

Fatah, partai Mahmoud Abbas menyerukan “Hari Kemarahan”, Rabu mengecam tindakan Israel di Masjid suci ketiga umat Islam ini. Salah satu faksi Palestina, Hamas juga menyerukan protes di Tepi Barat dan Jalur Gaza. 

Koran Israel Haaretz menyebutkan 14 warga Palestina terluka Selasa, namun laman berita Arab48 menaksir setidaknya 34 warga terluka, yang mengutip sumber Bulan Sabit Merah. 

Pejabat rumah sakit mengatakan seorang warga mengalami luka parah di kepala karena tembakan peluru karet dari jarak dekat. Seorang Imam Muslim juga terluka, ungkap saksi mata. 

Ketegangan pecah di sekitar Al Aqsa setelah penembak Palestina Israel melukai dua polisi Israel di luar kompleks Masjid Al Aqsa Jumat. 

Para penyerang ditembak mati tentara Israel dengan disusul penutupan kompleks masjid. 

Ketika masjid dibuka kembali pada Ahad, metal detector dipasang sehingga menyebabkan kemarahan kaum Muslimin. Para pejabat Israel mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan terus diterapkan, namun banyak jamaah yang menolak dan memilih sholat diluar kompleks masjid. 

Ulama Palestina menyebut langkah tersebut sebagai bentuk pernyataan kedaulatan Israel atas tempat suci umat Islam. 

Lebih dari 3000 jamaah dan para anggota legislatif Palestina Israel melakukan sholat diluar kompleks Masjid Al Aqsa. 

Saksi mata menyebutkan bahwa para jamaah diserang tentara Israel yang menembakkan peluru karet dan granat kejut kepada mereka seusai sholat. Wartawan Middle East Eye mengatakan bahwa pasukan Israel juga memukuli para jemaah dengan tongkat. 

Ada setidaknya 350 aparat keamanan yang dikerahkan untuk membubarkan jamaah. 

Syeikh Ekrima Sabri, mufti besar Jerusalem yang terluka mengatakan rakyat Palestina tidak akan menerima Israel seenaknya menghentikan rakyat Palestina menjalankan ibadah di Al Aqsa dan menyingkirkan metal detector. 

“Kita akan terus sholat disekitar Al Aqsa hingga mereka menyingkirkan metal detector,” katanya.

 

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *