Saudi Masukkan Organisasi Ulama Sedunia dalam Daftar Teroris

Arab Saudi memasukkan Organisasi Persatuan Ulama Sedunia (IUMS) yang dipimpin Syaikh Yusuf Qaradhawi dalam organisasi teroris. IUMS masuk bersama satu organisasi lain, yakni Dewan Islam Internasional serta 11 tokoh Islam lainnya. 

Berikut nama-nama tokoh Islam yang dimasukkan dalam daftar organisasi teroris Arab Saudi dan sekutunya:

  1. Khaled Nazem Diab
  2. Salem Jaber Omar Ali Sultan Sultan Fathallah Jaber
  3. Mayser Ali Musa Abdullah Jubouri.
  4. Mohammed Ali Saeed 
  5. Hassan Ali Mohammed Juma Sultan
  6. Mohammed Sulaiman Haidar Mohammed Al Haidar.
  7. Mohammed Jamal Ahmed Hishmat Abdul Hamid
  8. Mahmoud Ezzat Ibrahim Eissa
  9. Yahya Al – Sayed Ibrahim Mohammed.
  10. Qadri Mohammed Fahmy Mahmoud Sheikh.
  11. Alaa Ali Ali Mohammed Al Samahi

Dalam pernyataannya, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain bahwa mereka berkomitmen “memerangi terorisme, mengeringkan sumber dayanya, menundukkan ideologi ekstrimis serta bekerjasama memberantasnya dan mengebalkan masyarakat atas kelompok dan individu tertentu. Dalam rangka itu, mereka memasukkan dua organisasi dan 11 individu daftar teroris.”

Dalam rilis kuartet Arab itu disebutkan, “dua organisasi tersebut adalah organisasi teroris yang mempromosikan terorisme dengaan menggunakan retorika Islam sebagai dalih untuk memfasiliasi aktivitas terorisme.”

IUMS, organisasi yang menghimpun ulama dan cendekiawan di seluruh dunia ini berbasis di Qatar dan merangkul pelbagai organisasi keagamaan di negara-negara Muslim. 

Dalam tanggapannya, Abdul Hadi Awang, Presiden PAS Malaysia dan wakil IUMS menandaskan Arab Saudi secara sengaja meningkatkan konflik dan permusuhan di dunia Islam dan menegaskan dukungannya kepada langkah Qatar, Turki dan Iran.

“Saya tetap kembali kepada Al-Quran walaupun raja yang menjadi pelindung 2 Tanah Suci menjalin hubungan intim dengan Israel dan Amerika karena saya tidak beriman kepada batu ka’bah melainkan Allah,” katanya. 

Juni lalu, tuduhan teroris juga disematkan koalisi Saudi kepada 59 orang dan 12 lembaga setelah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena dituduh membiayai organisasi teroris, tuduhan yang dibantah keras oleh Doha. 

 

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *