Sehari, 23 Warga Sipil Aleppo Tewas Karena Gempuran Udara Rusia

Setidaknya 23 warga sipil tewas dalam gempuran pasukan pro Assad yang didukung serangan udara Rusia di Aleppo Suriah.

Gempuran pesawat jet yang tidak teridentifikasi telah menewaskan 12 warga sipil di distrik utara Aleppo timur. Pengeboman masif ini diduga kuat dilakukan pesawat jet Suriah dan Rusia.

Sebelumnya dilaporkan pesawat-pesawat tersebut juga menarget rumah-rumah sakit yang dikendalikan pasukan oposisi.

Menurut SOHR, kelompok HAM Inggris, rumah sakit di Aleppo kewalahan tidak dapat menampung pasien karena keterbatasan suplai obat dan peralatan media sehingga menambah tinggi ancaman bencana kemanusiaan.

Bayi perempuan ditarik dari reruntuhan

Di Jenewa, Badan HAM PBB mengecam keras serangan yang menarget penduduk sipil di Aleppo timur, resolusi ini ditujukan kepada Rusia yang telah melakukan pengemboman intensif.

Teks resolusi ini “Mengecam keras serangan militer di Aleppo timur yang dilakukan oleh pasukan yang loyal kepada pemerintah Suriah, dan menyerukan penghentian segera pemboman terhadap warga sipil.”

Resolusi yang didraf negara-negara Barat dan Arab ini mendapat 26 suara ‘ya’.

Sementara itu, WHO mendesak untuk memberi kesempatan evakuasi kepada penduduk yang terluka di Aleppo timur dan memperbolehkan bantuan medis masuk ke kota.

Lebih dari 840 orang terluka di Aleppo timur yang dikepung pasukan pemerintah, dimana sepertiganya adalah anak-anak.

Tidak kurang terdapat 300 ribu warga sipil yang terkurung di Aleppo timur yang dikendalikan pasukan oposisi dan tidak mendapat akses ke luar karena dikepung pasukan pemerintah.

Pembantaian Aleppo: Para relawan menyelamatkan yang terluka.

Jumat kemarin menandai peringatan satu tahun pertama serangan udara Rusia di Suriah.

Lebih dari 9000 orang tewas sejak gempuran udara pesawat Rusia, termasuk 4000 diantaranya warga sipil. Belum lagi, 20 ribu orang menderita luka-luka karena serangan ini.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *