Trump Menang, Kejahatan Kebencian Terhadap Muslim Meningkat di AS

Muslim Amerika telah menyatakan “tingkat ketakutan yang luar biasa” setelah Donald Trump secara mengejutkan terpilih sebagai Presiden Amerika ke 45, dengan beberapa mengatakan bahwa mereka telah diperingatkan untuk tidak memakai jilbab.

Partai Republik secara konsisten mengkritik Muslim selama kampanye dan berjanji melarang mereka masuk AS dan “penutupan menyeluruh Muslim” yang masuk negeri itu.

Banyak pengguna media sosial menanggapinya dengan kecemasan atas kemenangan yang mengejutkan ini, dengan salah satu pengguna twitter mengatakan ibunya telah menyuruhnya untuk melepas jilbabnya karena takut adanya ancaman rasial.

Disamping menjanjikan untuk melarang Muslim masuk AS, presiden baru AS ini juga menyatakan bahwa “Islam membenci kita” dan mengklaim Islam didefinisikan sebagiannya sebagai “penuh kebencian”.

Dia juga mengklaim bahwa ibu dari prajurit Muslim yang gugur dalam pertempuran “tidak diijinkan berbicara” di depan Konvensi Demokrat karena agamanya, meskipun tidak ada bukti tersebut.

Beberapa perempuan Muslim telah melaporkan pendukung Trump mencoba melepas paksa jilbab mereka, sementara keluarga mereka menyarankan para Muslimah tersebut melepas jilbabnya untuk menghindari serangan lebih lanjut.

Maha Abdul Gawad mengatakan bahwa ketika dia berbelanja di Wallmart setempat pada Rabu, tiba-tiba seorang perempuan mendekat dan menarik jilbabnya, sembari berkata: “Sekarang ini tidak diperbolehkan lagi.”

Pelbagai insiden juga terjadi di sekolah-sekolah Amerika. Beberapa murid Muslimah melepas jilbabnya karena menghindari diganggu atau dilepas paksa, dan guru-guru mereka harus menenangkan anak anak yang menangis ketakutan jika keluarga mereka dideportasi.

Mackenzie Rae, dari Washington, membagi pesan yang dia terima dari seorang teman yang bekerja di SMA di Kansas.

Pesannya mengatakan: “Kami menyuruh dua anak yang memakai kaos Trump menarik jilbab seorang murid perempuan Muslim di Sekolah. OSS (Dikeluarkan karena hukuman sekolah) selama lima hari. ย Ketika ditanyatakan mengapa? Karenqa dia akhirnya juga akan dikeluarkan karena kita menang.”

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *