Turki Desak Aktivitas PYD Kurdi di Moskow Ditutup

Turki berharap Rusia mengakhiri aktivitas PYD, afiliasi PKK Kurdi di Moskow ditutup, ujar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Ini penting sekali bahwa kita berkerjasama dalam memerangi terorisme,” ujar Erdogan dalam pertemua Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi antara Ankara dan Moskow.

Erdogan mendesak sikap “yang tegas” dalam melawan ISIL dan semua organisasi teroris di Suriah.

“Dalam kaitan ini, kami khususnya mengharapkan Rusia untuk mengakhiri aktivitas PYD, sayap PKK Suriah di Moskow,” desaknya.

Erdogan menambahkan bahwa selama pertemuan dua mata dengan Vladimir Putin, mereka mendiskusikan masalah Suriah dan perang melawan terorisme.

“Pembicaraan penting diantara kita adalah menjamin stabilitas di Suriah segera dan menghentikan pertumpahan darah,”ย tandasnya.

Proses Normalisasi ‘Selesai’

Erdogan menambahkan bahwa proses normalisasi antara Ankara dan Moskow yang dimulai musim panas lalu telah selesai.

“Jika anda merasa cocok, maka kita hentikan gunakan istilah ‘normalisasi’ dalam pernyataan resmi sekarang.”

Dia menegaskan keinginan Turki untuk meningkatkan volume perdangangan mereka hingga 100 milyar dollar.

Erdogan juga menekankan pentingnya memulihkan persetujuan bebas visa.

Turki mengetahui bahwa Rusia sedang mempersiapkan beberapa formula yang berkaitan dengan para pemegang paspor diplomatik, awak pesawat, pekerja transportasi dan para pebisnis Turki. “Keinginan kita semua pengecualian segera diberlakukan segera.”

Putin mengatakan bahwa dua negara memiliki potensi besar untuk menjalankan bertengangga yang baik.

“Dua negara tidak hanya memperbaiki kesempatan yang hilang, namun juga menggerakkan hubungan ke derajat baru,” ungkapnya.

Putinย berharap Rusia dan Turki dapat mengatasi masalah perdagangannya sekarang.

Kerjasama kedua negara mencakup inovasi, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Presidenh Rusia juga menegaskan bahwa penggunaan mata uang lokal dapat berkontribusi memperbaiki perdagangan antara Moskow dan Ankara.

“Kami tahu tuan Presiden (Erdogan) juga mendukung ini. Pembangunan infrastruktur sistem pembayaran Rusia, Mir di Turki akan menjadi langkah penting.”

Erdogan menjawab bahwa proses ini “akan dipercepat” dimana warga Rusia dapat membayar dengan mata uang Mir.

Isu Energi

Erdogan mengatakan Turki akan menyambut ratifikasi proyek jalur piapa gas alam TurkStream.

“Kita berharap jalur pipa dapat diselesaikan sesuai dengan target kita,” ungkapnya.

Proyek pipanisasi gas alam TurkStream ditandangani antara Turki dan Rusia pada 10 Oktober dan diratifikasi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin 7 Februari.

Proyek yang diumumkan oleh Putin selama kunjungannya ke Turki pada 2014 akan menyalurkan gas Rusia melalui laut Hitam ke wilayah Turki dengan kapasitas produksi 15,75 milyar kubik dalam rangka memenuhi pasar Turki dan Eropa.

Jalur pertama akan beroperasi pada Desember 2019.

Mengenai pembangkit nuklir Akkuyu di provinsi selatan Mersin, Erdogan berharap dapat beroperasi tepat waktu.

Persetujuan pembangunan pembangkit nuklir di provinsi Mersin yang berkapasitas 4800 megawatts ditandatangani pada 2010 dan akan beroperasi pada 2023.

Tahun Turisme Turki Rusia

Dua pemimpin juga mengumumkan bahwa tahun 2019 menjadi tahun turisme dan budaya Turki-Rusia.

Erdogan mengatakan bahwa dia yakin peristiwa ini menjadikan kedua belah pihak saling memahami satu sama lain secara lebih dekat.

Kedua negara ppada akhir 2015ย mengalami ketegangan hubungan karena penembakan pesawat tempur Rusia oleh Turki di perbatasan Turki-Suriah.

Namun sejak musim panas tahun, Rusia telah mengendurkan sanksi atas Turki dan kedua negara bekerjasama dalam memberlakukan gencatan senjata dan solusi politik di Suriah.

Hubungan kedua negara kembali diuji pada Desember tahun lalu setelah Duta besar Rusia untuk Turki ditembak mati di ibukota. Namun, Putin menyatakan bahwa penembakan tersebut merupakan aksi provokasi untuk merusak hubungan baik kedua negara.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *