Turki Ijinkan Tentara Perempuan Berhijab

Turki untuk pertama kali mengijinkan para tentera perempuan dalam angkatan bersenjatanya untuk mengenakan jilbab dan menjadikanย bagian seragam militer.

Para perempuan yang bertugas di militer “akan dapat menutupi kepalanya”ย dibawah topi atau baret sepanjang jilbab tersebut memiliki warna yang sama dengan seragam mereka dan tidak berpola.

Pencabutan larangan berjilbab akan dilakukan setelah diumumkan dalam Lembar Negara.

Partai berkuasa AKP sejak lama mendorong pencabutan pembatasan bagi para perempuan yang mengenakan jilbab dalam praktek pemerintahan secara resmi.

Turki sebelumnya telah mencabut larangan pemakaian jilbab di kampus pada 2010.

Pemerintah juga mengijinkan para perempuan mengenakan jilbab di kantor-kantor pemerintahan pada 2013 dan di SMA pada 2014.

Pada Agustus 2015, pemerintah AKP juga mencabut larangan berjilbab di kepolisian.

Militer Turki sejak lama mengklaim menjadi “pelindung sekularisme” di negara mereka dan menentang pencabutan pelarangan berjilbab di sektor-sektor publik selama puluhan tahun.

Otoritas Turki setahun lama telah melancarkan pembersihan aparat keamanan di negara tersebut setelah sekelompok klik militer mencoba menggulingkan pemerintah pada 15 Juli. Ribuan aparat kemanan, tentara, perwira dan bahkan jenderal dipecat dan diseret ke depan pengadilan karena tuduhan makar.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *