Turki Tidak Dapat Lagi Paksakan Penyelesaian Suriah Tanpa Keterlibatan Assad

Turki tidak dapat lagi memaksakan penyelesaian konflik di Suriah tanpa keterlibatan Presiden Bashar al Assad karena situasi di lapangan telah berubah dramatis, ungkap wakil PM Mehmet Simsek.

Turki tidak lagi memaksa bahwa Assad harus turun untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di Suriah karena faktor Rusia yang mendukung Assad dalam pembicaraan damai di Kazakhstan pekan depan.

“Sepanjang posisi kita, kami kira ย penderitaan rakyat Suriah dan tragedi yang terjadi patut disalahkan kepada Assad. Namun kami harus realistis dan pragmatis,” ujar Simsek dalam panel Suriah dan Irak di Forum Ekonomi Davos.

“Kenyataannya di lapangan berubah dramatis, maka Turki tidak dapat lagi memaksa penyelesaian tanpa Assad, ini tidak realistis,” tuturnya.

Juru bicara Presiden Tayyip Erdogan berkata pekan lalu bahwa Turki masih percaya bahwa Suriah yang bersatu dan damai tidak mungkin tanpa Assad, namun ingin proses “tahap demi tahap” dan melihat hasil pembicaraan damai di Astana.

Turki dan Rusia telah memfasilitasi gencatan senjata di Suriah yang akan berlangsung di Astana, proses yang ditempuh setelah kekalahan kelompok oposisi di Aleppo bulan lalu.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *