Ucapan Rasis Anggota Knesset Israel Terhadap Warga Palestina Dikecam

Anggota Knesset Israel dari fundamentalis kanan mendapat kecaman luas setelah video dirinya tampak sedang melecehkan kerabat para tahanan Palestina di atas bus yang membawa mereka berkunjung ke penjara Israel.

Anggota Knesset, Oren Hazan naik keatas bus di perbatasan Gaza dengan para awak medianya. Diaย mentwit bahwa para tahanan adalah “para teroris yang dimiliki tanah ini.” Dalam klip video di sosial media, dia tampak berteriak kepada seorang ibu bahwa anaknya adalah “hama” dan “anjing”.

“Hama?”?, balas sang ibu.“Anak saya adalah orang-orang terbaik. Anjing itu adalah siapapun yang memanggilnya anjing.”

Keluarga para tahanan tersebut sedang diatas bus dalam perjalanannya menuju penjara Nafha di Israel selatan dari Jalur Gaza yang dikawal oleh palang merah internasional (ICRC). Dalam pernyataannya, ICRC mengatakan bahwa mereka “menganggap serius insiden yang terjadi hari ini.”

ICRC mengatakan Israel mempunyai kewajiban untuk menjamin keselamatan dan kehormatan para keluarga Palestina yang mengunjungi para tahanan.

“Saya akan pastikan bahwa Israel tidak mengijinkan anda berkunjung kesini lagi. Kita akan melakukan apapun sehingga kamu tidak bisa masuk kesini. Anda tidak dikehendaki disini. Anda mendidik anak anda untuk membunuh dan kita akan paksa anda ke tanah,” ancam Hazan kepada para ibu Palestina.

Setelah seorang ibu memintanya berbicara sopan, dia jawab: “Dia didik anaknya untuk membunuh dan membenci. Untuk orang seperti itu, saya tidak punya sopan santun.”

Hazan sering berulang. Dia pernah menantang seorang anggota Parlemen Yordania berkelahi di perbatasan, namun ketika disanggupi, dia diminta PM Benjamin Netanyahu untuk membatalkan tantangannya.

Penjara super ketat Nafha, di gurun selatan Israel ini diperuntukkan untuk para tahanan Palestina.

Qadura Fares, ketua klub tahanan Palestina yang membela para tahanan Palestina yang dipenjara di Israel menyebut Hazan adalah seorang fanatik, namun sengaja dipelihara oleh Israel untuk melakukan tindakan-tindakan brutal.

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *