Breaking News: “Percobaan Kudeta di Turki”

PM Turki Binali Yildirim membenarkan adanya upaya kudeta salah satu faksi dalam militer.

“Benar, ada upaya kudeta,” tegas Yildirim. “Mereka yang bertanggung jawab akan membayar mahal atas aksi tersebut. Turki tidak akan membiarkan siapa saja yang mencoba menggangu demokrasi.”

“Ini tidak dapat disebut kudeta tetapi pemberontakan. Aparat keamanan kami segera menghadapiย mereka,” tambahnya.

Presiden Erdogan dilaporkan dalam keadaan selamat, sementara Kepala Staff Angkatan Bersenjata Hulusi Akar disandera para pelaku di markas militer.

Menteri Kehakiman Bozdag membenarkan adanya aksi makar dan kini sedang mengeluarkan surat penangkapan kepada pelaku.

“Pemerintah tetap menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Dalam statemennya, partai oposisi MHP, Devilt Bahceli menelpon PM dan menegaskan bahwa kudeta tidak dapat diterima dan partainya bersama dengan pemerintah.

Ratusan masyarakat dilaporkan menyerbu stasiun TV milik pemerintah TRT yang diambil alih oleh kelompok kudet, namun dibalas dengan tembakan dari balik gedung. Satu orang terluka.

 

Satu kelompok militer, yang menamakan “Perdamaian Dewan Negara” mengeluarkan pernyataan di TRT bahwa mereka mengambil alih kekuasaan negara.

Mereka akan mengadili “dengan pengadilan yang adil” siapa saja yang “mengkhianati negara.

Grup ituย juga memberlakukan jam malam. Namun Menteri Pertahanan, Fikir Isik menyebut pernyataan tersebut sebagai “statemen penjahat”, dan tidak ada hubungannya dengan hirarki dalam militer.

Tidak lama, provider TURKSAT yang menjadi operator satelit stasiun TV pemerintah segera menghentikan operasi TRT.

Reporter CNNTurk melaporkan tembakan helikopter terdengar di markas besar militer di Ankara.

Bandara Attaturk ditutup dan dua jembatan penghubung Istanbul Asia dan Eropa ditutup kelompok militer.

Markas polisi di Ankara mengerahkan semua personilnya.

Ledakan terdengar di Distrik Golbasi Ankara.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *